ANALISIS PEMIKIRAN DEMOKRASI DI INDONESIA (Studi Pemikiran Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid)

Rijal Rijal Rijal

Abstract


Demokrasi selalu muncul sebagai isu sentral dalam setiap episode sejarah peradaban manusia, sejak zaman yang sering disebut sebagai Yunani Kuno. Hal ini terjadi, karena faktual demokrasi telah menjadi spirit radikal-universal bagi individu atau sekelompok yang bernaung di bawah institusi negara untuk terlibat dalam pergulatan politik dalam rangka mewujudkan cita-cita kemanusiaan universal. Penulis telah meneliti tentang Analisis Pemikiran Demokrasi Di Indonesia (Studi Pemikiran Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid). Penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (Library Research) menggunakan studi literatur/kepustakaan untuk memperoleh data dan metodenya ialah deskripstifkualitatif yang. Disimpulkan bahwa tinjauan dari Pro-Kontra antara kelompok atas pelaksanaan demokrasi yang ada di Indonesia dan menitikberatkan pada Demokrasi Pancasila yang diyakini mampu untuk mewadahi aspirasi masyarakat yang multikultural. Demikian Abdurrahman Wahid dengan pemikirannya, menyakini bahwa demokrasi saling beriringan dengan agama dan menekankan pada Demokrasi Pancasila yang memiliki nilai dari masyarkat yang asli Indonesia. Demokrasi juga relevan dengan politik karena demokratisasi tidak akan berjalan jika tidak ditunjang dengan terbangunnya budaya politik sesuai dengan prinsip demokrasi sedangkan persepsi pemikiran Nurcholish Madjid tentang demokrasi menunjukkan berkembang dan berjalannya secara dinamis menuju ke arah perkembangan yang lebih baik dalam melaksanakan nilai-nilai kemanusiaan. Sedangkan parameternya ialah seberapa jauh kebebasan azasi seperti kebebasan menyatakan pendapat, berserikat dan berkumpul itu dapat dilaksanakan dalam berbagai segi kehidupan. Hal ini sangat urgen karena selain melaksanakan nilai-nilai kemanusiaan itu, pemerintah tidak hanya membuka kebebasan asasi, tetapi juga harus mendengar, menyerap, dan mengambil aspirasi masyarakat dan kalau perlu melibatkan masyarakat dalam setiap membuat kebijakan publik, dan untuk dilaksanakan bukan hanya untuk didengar, sehingga apa yang telah diputuskan dan ditetapkan oleh pemerintah berdampak positif terhadap rakyat. Partisipasi masyarakat adalah bentuk kedaulatan rakyat dalam megambil bagian dalam proses menentukan kehidupan bersama, terutama di bidang politik atau sistem kekuasaan yang mengatur sehingga individu atau kelompok dapat memperjuangkan nasibnya sendiri dalam berbangsa dan bernegara. Dan kedua, kebebasan menumbuhkan mekanisme pengawasan sosial terhadap segi kehidupan dengan coba dan salah menuju demokrasi yang sempurna.
Kata kunci: Pemikiran, Demokrasi.

Keywords


Pemikiran, Demokrasi.

References


Buku

‘Ulum, Bahrul. Bodohnya NU apa NU dibodohi?. Jawa Tengah: Ar-Ruzz Press, 2002.

Alvia, Risna. “Pemikiran Politik Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Pengaruhnya Terhadap Politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)”, 2015.

Amir Aziz, A. Neo-Modernisme Islam di Indonesia: gagasan sentral Nurcholish Madjid dan abdurrahman Wahid. Jakarta: Rineke Cipta, 1999.

Asmawi. PKB Jendela Politik Gus Dur. Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1999.

Barton, Greg. Biografi Gusdur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid. Yogyakarta: Lkis, 2008.

Dawam Raharjo, M. Pesantren dan pembahruan. Jakarta: LP3ES, 1998.

Djamaluddin Malik, Dedy dan Ibrahim, Idi Subandy. Zaman Baru Islam Indonesia. Bandung: Zaman Wana Mulia, 1998.

Greg Barton, Gagasan Islam Liberal di Indonesia. Jakarta: Paramadina, 1999.

Khadzim, Musa. Menuju Indonesia Baru: Menggagas Reformasi Total. Jakarta: Pustaka Hidayah, 1988.

Madjid, Nurcholis. Atas Nama Pengalaman Beragama Dan Berbangsa di Masa Transisi. Jakarta: Paramadina, 2002.

Madjid, Nurcholis. Cita-cita Politik Islam Era Reformasi. Jakarta: Paramadina, 1999.

Magnis Suseno, Frans. Mencari Sosok Demokrasi: Sebuah Telaah Filosofis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 1995.

Mubarok, Jaih. Fikih Siyasah: Studi tentang Ijtihad dan Fatwa Politik di Indonesia. Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2005.

P. Huntington, Samuel. Gelombang Demokratisasi Ketiga. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 1995.

Peldi Ther, Elza. Demokrasi Politik Budaya dan Ekonomi. Jakarta: Paramadina, 1994.

Soebachman, Agustina. 7 Spirit Presiden RI. Yogyakarta: Syura Media Utama, 2015.

Wahid, Abdurrahman. Membangun Demokrasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

ARTIKEL

Dialog Bersama Gusdur Tayang pada 23 Januari 2001diakses melalui channel youtube: Kick Andy yang diakses pada tanggal 5 Maret 2021 pukul 23.03.

http://www.icmi.or.id/. diakses pada tanggal 5 Maret 2021 pukul 23.03.

Wawancara Dedy Djamaluddin Malik dengan Nurcholis Madjid di Bandung, pada Desember 1989, dimuat dalam buku Djamaluddin Malik dan Idi Subandi Ibrohim.

www. Ensiklopedi Tokoh Indonesia, All right reserved. Penerbit Pt Asasia Design and Mantenance by Esero. Copy right © 2002-2009. diakses pada tanggal 5 Maret 2021 pukul 23.00.

JURNAL

Amien Rais, M. “Masalah-masalah yang Dihadapi Bangsa Indonesia”. Millennium: Jurnal Agama dan Tamaddun, Nomor I Tahun 1, Januari-April 1998.

Espositi, Jhon L. Piscatory, James P. Islam Dan Demokrasi. Islamika Jurnal Dialog Pemikiran Islam. No. 4 Apri-Juni 1994


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Add comment

Copyright (c) 2021 Jurnal Khitah: Kajian Islam, Budaya dan Humaniora

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Khitah is indexed by:


1 onesearch moraref base neliti pkpindex

Publisher Address:


Sekretariat Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya
Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, 92113
Email:  jurnalkhitah@hmi-gowaraya.org / jurnalkhitah@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License